Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Zulfikar Akbar

Menulis itu adalah kombinasi gagasan dan tindakan, pikiran dan tangan, rencana dan kerja - Twitter: selengkapnya

Gadis-gadis Bugil

OPINI | 17 April 2010 | 04:56 Dibaca: 1388   Komentar: 66   10

Ya, mereka hanya perempuan-perempuan muda yang begitu kagum dengan keindahan yang dititipkan Tuhan padanya. Sadar dengan kelebihannya, senyum sumringah ditebar, seperti bertebarannya photo-photo mereka di berbagai situs saat sedang meniru kakek mereka, manusia purba.

“Ada cara untuk cepat populer dan dilirik dunia infotainment. Siapa tahu ada fotografer handal tertarik, sutradara film tertentu berminat…”

“Terus…”

“Dengan begitu, kita bisa dapat jalan termudah jadi kaya di usia muda. Kita bisa photo bugil dan minta beberapa rekan lain untuk publikasi ke internet.”

“Kita bisa malu…”

“Ah, orang-orang lebih gila dari kita tapi tidak malu. Lihat tuh, yang malu dapet apa?” Sengit.

Lalu keputusan itu diambil, remaja-remaja yang belum layak disebut pejantan dimanfaatkan untuk kemudian menebarkan gambar-gambar gadis yang sudah menyamakan harga diri tak lebih dari onggok nasi basi. Tapi, entah kenapa, lelaki remaja itu kebingungan sendiri. Kenapa sekarang sudah ada di depan polisi. Ah, reputasi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sukur Andoyo, Potret Ketulusan Pelayanan …

Andreas Pasolympia | | 03 March 2015 | 18:42

Mengenal Distributor UPS Milik Group BUMD …

Esther Lima | | 04 March 2015 | 08:56

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29

5 Alasan Susah Move On Usai Putus Cinta …

Riana Dewie | | 04 March 2015 | 07:21

Social Media dan Homo Socialis …

Hilman Fajrian | | 04 March 2015 | 08:05



Subscribe and Follow Kompasiana: