Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Raden Pucuk Pinus

Hadir dimuka bumi 25 tahun yang lalu. Saat ini giat belajar tentang CSR serta menjalankan selengkapnya

Baturaden Undercover (Investigasi)

HL | 14 April 2010 | 05:23 Dibaca: 8973   Komentar: 48   0

Ini dia lokasi GS di baturaden

Ini dia lokasi GS di baturaden

Menelusuri gang ini sangat berbeda dengan gang di komplek perumahan pada umumnya. Terletak di sebelah timur Jalan raya Baturraden-Purwokerto Jawatengah. Gang Sadar (GS) populer dengan wanita-wanita cantik yang bisa di boking untuk berkencan. Aktifitas penghuni mulai tampak menjelang bedug maghrib. Mereka bekerja melayani tamu bersuka ria untuk melepaskan kebutuhan biologis. Kebanyakan penghuni kos RT 05 dan 07 RW II Desa Karang Manggu Kecamatan Baturraden datang dari luar kota. Kehidupan disini tidak segelamor yang tampak dari luar. Banyak cerita dan alasan mereka bekerja disini. Yang jelas, mereka bekerja hanya menggunakan emosi tanpa mempedulikan hati kecil yang memberontak.

Asal Usul PSK GS

Dalam komunitas PROSTITUSI Gang Sadar ternyata para penghuninya (PSK) kebanyakan berasal dari luar kota Purwokerto seperti Solo, Semarang, Bandung, Cirebon, Surabaya, bahkan dari luar pulau jawa dan menjadi pertayaan bagi saya bagaimana mereka bisa terdampar di kota Mendoan (Purwokerto) katanya warga sekitar gang sadar mengatakan bahwa mereka datang ke daerah prostitusi Purwokerto (gang sadar) tersebut bukan perorangan melainkan berkelompok yang di organisir oleh seorang yang disebut TEKONG tekong inilah yang membawa mereka dari luar purwokerto atas pesanan maupun tanpa pesanan MUCIKARI atau GERMO.

Sebuah catatan bisnis Gang Sadar dengan mencari PSK di luar kota Purwokerto dan dibawa ke Gang sadar ini bukan penjualan wanita karena memang pada dasarnya PSK-PSK luar purwokertolah yang ingin mencari hidung belang di daerah purwokerto dengan perantara tekong-tekong PSK

Pusat Prostitusi Purwokerto

psk GS sedang berdandan

Purwokerto bukan seperti kota besar seperti Semarang, Surabaya ataupun kota besar lainya, tapi Purwokerto punya kesamaan dengan kota tersebut yaitu daerah PROSTITUSI yang terorganisir dan terpusat dan hal ini sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat purwokerto kalau di Yogakarta ada Sarkem (pasar kembang) di Surabaya ada Doly maka di Purwokerto tak kalah saing ada GANG SADAR.

Letaknya yang berada di kawasan pariwisata Baturaden yang berhawa dingin seperti puncak bandung membuat Gang Sadar cepat dikenal, yang pasti kalau anda berkunjung ke gang sadar kamu akan di sajikan wanita-wanita seksi mengumbar syahwat.

Tarif GS

Mungkin anda tak menduga bahwa Purwokerto menyimpan banyak wanita pemuas nafsu dari yang berwajah sedang hingga yang paling cantik serta dengan tarif yang beragam mulai dari Rp.100 ribu sampai dengan Rp.500 ribu untuk shot time dan 1 juta hingga 5 juta rupiah untuk longtime.

Rekomendasi

Penulis berharap untuk berfikir 1 juta kali bila ingin masuk dan menikmati layanan GS, kalo hanya sedekar pengin lihat boleh aja… Inget penyakit menular seks mengintai anda… !!! Semuanya kembali kami serahkan segala resiko baik dunia serta azab akhirat di tangan anda!!!

Artikel terkait :

Mobil Sport : Gadis Sunda Vs Gadis Banyumas

Baturaden Undercover

Dunia Mendoan

Back to Ngapak

Kirab Budaya HUT Kabupaten Banyumas ke 428

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 7 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: