Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Iqmal Tahir

Sekali-sekali menulis di sini. Kalau mau baca tulisan yang lebih sering ter-update silakan masuk di selengkapnya

Misteri Ledakan Makam Keramat di Sumenep

OPINI | 08 April 2010 | 05:35 Dibaca: 1326   Komentar: 2   2

Pada hari Selasa tanggal 19 Januari 2010 pukul 22.30 lalu, diberitakan di beberapa surat kabar bahwa terjadi ledakan di makam keramat yang berisikan salah satu tokoh raja Sumenep, salah satu keturunan raja ke-13 dari Paku Nata Ningrat. Hingga saat ini masih belum diketahui pasti penyebab ledakan yang mengakibatkan makam tersebut hancur. Makam ini berada di kompleks pemakaman Raja-raja Sumenep, di Pendopo Asta Tinggi (Kuba sebelah barat), Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, Madura.

Saat kejadian, menurut saksi yang dituliskan dalam pemberitaan diketahui bunyi ledakan cukup keras dan terdengar sampai desa sebelah yang berjarak sekitar satu kilometer. Saat terdengar ledakan, warga sekitar segera mencari sumber suara. Rupanya saat dicari sumber ledakan, tak ada asap maupun hal yang mencurigakan di area makam. Namun warga dan juru kunci melihat sebuah makam yang nisannya terbuat dari keramik marmer itu pecah berserakan.

Makam meledak

………….

Baca artikel selengkapnya dan lihat gambar di link ini. Semoga bermanfaat !

Tertarik baca tulisan lain ? klik saja link berikut untuk menuju blog kami :
Iqmal Tahir

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Unimog Promosi Gratis …

Agus Japloens | | 22 August 2014 | 01:11

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | | 22 August 2014 | 11:31

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Hati-hati Minum Jamu Pemberian Paranormal …

Mas Ukik | | 21 August 2014 | 20:15

Mau Ikutan Diskusi Bareng Anggota DPR Komisi …

Redaksi Kompas.com | | 21 August 2014 | 13:59


TRENDING ARTICLES

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 5 jam lalu

Drama Pilpres Telah Usai, Keputusan MK Harus …

Mawalu | 5 jam lalu

Open Letter to Mr Joko Widodo …

Widiyabuana Slay | 7 jam lalu

Pernyataan Politik Bermata Banyak …

Hendra Budiman | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: