Berita bahwa Pengurus PSSI mengemplang pembayaran konsultan sepak bola dari Italia untuk penyelenggaraan piala dunia sebesar US$ 250.000.00 atau senilai Rp. 2.3 milyar sungguh berita yang memalukan dimata dunia sepak bola internasional. Kemplangan Pengurus PSSI bukan hanya kepada konsultan asing saja, tapi menurut berita tv juga kepada Hotel di dalam negeri dan sebuah perusahaan laundry.
Sungguh carut marut manajemen PSSI, mimpi untuk menjadi tuan rumah piala dunia 2022 memang benar-benar mimpi setelah FIFA mencoret dari daftar calon penyelenggara. Carut marut ini ditambah lagi dengan prestasi tim PSSI yang hancur lebur berantakan.
Mestinya kebiasaan ngemplang pengurus teras PSSI dalam kehidupan bisnis diluar PSSI jangan dibawa-bawa saat mengurus PSSI, mestinya pelanggaran - pelanggaran terhadap perjanjian yang dilakukan oleh PSSI jangan terjadi seperti pelanggaran yang terjadi dalam berbisnis pribadi, atau memang pengurus dalam keseharian sudah terbiasa melakukan itu, apakah pengurus pikir mengurus PSSI sama dengan mengurus usaha bisnis pribadi yang boleh ngemplang sana-sini, dengan resiko paling-paling kalau terungkap cuma masuk penjara 2 tahun, toch didalam penjara juga seperti dirumah sendiri, masih bisa telepon, masih bisa kontak bisnis, bisa macam-macam koq walau ada dibalik terali besi dan ada remisi.
Sebaiknya kedepan, para pengurus PSSI yang pernah terlibat kasus pidana tidak di izinkan mengurus PSSI, sebab ini bisa menjadi contoh yang tidak baik. Bisa saja ada pemain yang diam-diam menerima suap, dengan alasan biarin saja gua terima suap, wong pengurus sendiri ngak bener. Bisa saja wasit menerima uang pelicin dan dengan enteng si wasit akan ngomong, wong pengurus sendiri punya kasus, Pengurus tak bisa bertindak keras dan tegas, karena dirinya sendiri memang pernah punya masalah. Terus ada pengurus lain yang melakukan korupsi uang PSSI ngak ditindak, gimana mau ditindak kalau diri sendiri juga pernah melakukan hal yang sama.
Semoga menjadi renungan buat kita semua yang masih mencintai sepak bola Indonesia jaya dan disegani di kawasan asia.
Bulan Februari adalah bulan cinta dan kasih sayang. Begitu kurang lebih yang dirayakan banyak orang,
