Artikel

Sosbud

28 Januari 2010 - Demo 100 hari?


OPINI | 28 January 2010 | 08:21 Dibaca: 16   Komentar: 1   Nihil

28 Januari 2010 adalah hari yang diumumkan oleh dosen saya bahwa ada demo 100 hari kepemerintahan SBY yang kedua Indonesia. Kalau untuk saya sebenarnya tidak ada demo yang perlu dilakukan. Demo diadakan hanya akan merugikan diri sendiri. Berikut adalah alasan-alasan saya tidak perlu demo:

1. Setelah berdemo, apakah Indonesia akan menjadi lebih baik? Saya rasa tidak. Malah akan menambah sampah dimana-mana. Ya kecuali setelah berdemo, anda mau mengangkat semua sampah-sampahnya.

2. Kalaupun setelah berdemopun, SBY turun, banyak pemimpin yang mau naik menjadi presiden kan. Apakah ada pemimpin yang cukup layak untuk dipercaya untuk menjadi presiden sekarang ini.

Namun sisi positif berdemo adalah:

1. Anda menciptakan lapangan pekerjaan untuk polisi yang menutup jalan dan mengamankan jalannya demi. Saya rasa polisi-polisi ini mendapatkan uang lembur.

2. Anda menciptakan lapangan pekerjaan untuk pemulung untuk mengangkat botol-botol plastik yang anda buang.

Jadi kalaupun anda ada yang mau menggantikan SBY sebagai presiden, menurut saya ciptakanlah track record yang baik sampai tahun 2014. Karena kalau anda ikut berdemo, track record yang anda ciptakan buruk. Dan kalaupun anda bilang, anda lebih baik daripada SBY, mengapa bukan anda yang menjadi presidennya sekarang? Kadang-kadang pengakuan itu penting. Kalau kita tidak mau mengakui sesuatu, kita tidak bisa naik lagi ke level selanjutnya dan malah hanya akan membohongi diri sendiri.

Note : Saya independen. Tidak mendukung siapapun.

By StarSoul si penulis bebas

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: