Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Cinta Lingkungan - Bumi..??!

OPINI | 30 December 2009 | 04:33 Dibaca: 134   Komentar: 3   1

Isu mengenai Perubahan Iklim dan dampaknya saat ini sudah bukan lagi sebuah wacana, namun beberapa dampaknya sudah kita rasakan secara nyata.

Sbg contoh ; beberapa kota yg selama ini menyandang predikat Kota sejuk/dingin spt Bandung, Bogor, Malang, Bukit Tinggi, Berastagi dll, saat ini dirasakan oleh warganya bhw suhu kota mereka sudah lebih panas dari sebelumnya. Selidik punya selidik, ternyata perkembangan kota yg diiringi penduduk, berarti pertambahan/pemadatan pemukiman, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan seterusnya yg domino efeknya adalah perusakan Lingkungan di kota-kota tersebut. Dan informasi terbaru yg terkait dgn kondisi ini adalah telah terjadi PENINGKATAN SUHU Global sebesar lebih dari 1 derajat di Bumi ini.

So What..??

Saya mengamati bahwa sebenarnya cukup banyak orang-orang, institusi dan organisasi yg Peduli dgn lingkungan (Bumi). Namun sampai saat ini aksi, kegiatan dan program-program yg diadakan dgn memakai berbagai atribut spt ; GREEN, SAVE, CLIMATE, HELP dll, masih bersifat sporadis dan skala kegiatan serta media informasi nya sangat terbatas. Saya punya ide bagaimana bila pada suatu saat (kl bisa sesegera mungkin) kita para ‘aktivis’ yg punya visi yg sama tentang konsep melindungi Bumi, berkumpul bersama-sama utk melakukan hal sbb

  1. Membuat Aksi dgn skala Akbar (Nasional) ; Buat suatu program yg melibatkan semua penduduk Indonesia utk melakukan kegiatan yg bersifat Cintai Bumi dsb.  sama dgn saat pemerintah membuat program “Memasyarakatkan olahraga, mengolahragakan masyarakat”. Bagaimana bila kita buat jargonnya “Cintai Lingkungan/Bumi, Lingkungan/Bumi akan Mencintaimu”
  2. Di liput dan di sosialisasikan melalui media Nasional  (TVRI, Metro TV, DAAI TV, Green Radio dll ), yg kita tahu bhw media ini cukup konsisten dgn program Cinta lingkungan. Dalam teori komunikasi, “Repetisi Informasi” baik secara Visual maupun Vokal akan terekam di alam bawah sadar audience
  3. Didukung dgn Peraturan, Pengawasan dan Tindakan dari Pemerintah ; Utk melakukan suatu perubahan dalam tatanan masyarakat memang dibutuhkan suatu Regulasi yg tegas dan menyeluruh dari  komponen pemerintah. Misal : Perda Buang Sampah, Kali bersih, Perlindungan Hutan dsb, yg benar2 di laksanakan, di awasi serta Proses Penindakan yg Tegas bila terjadi pelanggaran
  4. Program yg berkesinambungan (continue) ; Kita sama-sama tahu bahwa Kesinambungan adalah salah satu kunci sukses dalam menjadikan sebuah program berjalan dengan Baik dan membuat perubahan dalam Perilaku masyarakat
  5. Memberi nilai ekonomis bagi masyarakat secara langsung dan tidak langsung ; Saat ini sudah ada beberapa kumpulan orang yg memanfaatkan bahan terbuang menjadi memilik manfaat ekonomis, mis : Kertas daur Ulang, Plastik, Bank Sampah, Pupuk Kompos dll. Naah, kalau keguatan yg ujung-ujung nya dapet duit spt ini, biasanya masyarakat akan  lebih  cepat  tertarik.

Barangkali masih banyak Ide-ide lain yg bisa kita kumpulkan dan kerjakan hingga menjadi Kenyataan bersama-sama, kita bisa melakukan Aksi bersama-sama dan semoga tulisan ini bisa Bermanfaat bagi kita semua (Sukur-sukur dibaca oleh Mentri Lingkungan Hidup).

Semoga sekilas ide ini bisa kita jadikan KENYATAAN, agar Bumi yg indah ini kembali memberikan curahan “kasih sayangnya” kepada umat manusia..

30 Des 2009

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Cak Lontong Kini Sudah Tidak Lucu Lagi …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Asyiknya Acara Pernikahan di Jakarta (Bukan …

Irwan Rinaldi | 9 jam lalu

Matematika Itu Hasil atau Proses? …

Pical Gadi | 10 jam lalu

Usia 30 Batas Terbaik untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 10 jam lalu

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Menerobos Batas Kelam …

Akhmad Fauzi | 8 jam lalu

Nangkring Cantik: I am Beautifull …

Elisa Koraag | 8 jam lalu

Wanita dalam Sebuah Keluarga …

Aulia Fitrotul | 8 jam lalu

Mama, Pak Melmi Masuk TV …

Cay Cay | 8 jam lalu

Teman Datang saat Butuh Saja? …

Ois Meyta Rahayu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: