Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Novianty Elizabeth

Perempuan yang selalu bermimpi dan terus bermimpi untuk mewujudkan impiannya. Mimpi bukan kita temui dalam selengkapnya

Ketulusan Hati untuk Berbagi

REP | 24 December 2009 | 04:43 Dibaca: 580   Komentar: 12   2

Go tell in the mountain

Over the hills and every where

Go tell in the mountains that Jesus Christ was born

Lagu –lagu puji-pujan mengalun membuka acara perayaan ibadah natal Sekolah Putra Pertiwi.

Pada Hari itu siswa PG, TK, SD dan SMP Putra Pertiwi berbagi sukacita bersama  teman-teman mereka yang kurang beruntung. Mereka yang merayakan natal tanpa orang tua dan saudara-saudaranya, mereka yang  tinggal di Panti Asuhan Abigail Pamulang.  Namun hari itu mereka terlihat ceria dan bahagia mengikuti acara perayaan natal ini.


Dengan tema ketulusan hati untuk berbagi. Siswa-siswi Putra Pertiwi memberikan apa yang biasa mereka berikan untuk teman-teman mereka di Panti. Berbagi canda dan tawa , kebahagiaan dan cerita suka cita serta sumbangan material yang dapat di gunakan untuk teman-temannya di Panti Asuhan Abigail Pamulang.

Dengan hikmat Paduan suara SD Putra Pertiwi membawakan pujian

O Holy Night …..The stars are brightly shining… It is the night of our dear Savior's birth

 

Berbagi cerita dan berbagi tawa pada drama natal . terkandung nilai-nilai dan makna natal lewat drama ini sebagai mahluk Tuhan anak-anak diajarkan untuk saling mengasihi dan berbagi.

 

Ibu Mimi Kepala panti asuhan Abigail sedang mengendong salah satu anak asuhnya yang lucu dan manis.

Ibu Mimi kepala asrama bercerita bahwa ada 57 anak panti dalam asuhannya. usianya beragam dari yang sudah SMA sampai paling kecil usia 1 tahun 9 bulan. Kami sempat masuk melihat kamar-kamar mereka. Dengan kesederhanaan namun masih terpancar kehangatan dan kenyamanan yang terlihat pada setiap ruangan di rumah panti ini. Ada 3 orang pengurus panti asuhan  yang setiap hari mengurus dan merawat anak-anak. Dengan 3 orang pengurus  dan 57 anak kelihatan ratio yang tidak sebanding. Tapi ternyata disana dibuat peraturan dan jadwal piket sehingga semua pekerjaan dapat teratasi dengan mudah dan baik. Kakak-kakak yang lebih besar menjaga adik-adiknya yang masih perlu pengawasan. Demikian pula yang membersihkan halaman, mengepel, menyapu dan memasak semua terjadwal dan diatur dengan baik.

Ketua Parent Teacher Association dan Yayasan Putra Pertiwi menyerahkan bingkisan serta sumbangan natal kepada ibu Mimi yang dikumpulkan dari siswa-siswi dan para donatur.


Bapa sentuh hatiku/ Ubah hidupku

Menjadi yang baru/ Bagai Emas yang murni

Yang menjadi bejana hatiku

Bapa Ajarku mengerti

Sebuah kasih/  yang selalu memberi

Bagai air mengalir/  yang tiada pernah berhenti

Semoga damai menyertai kita semua..

 

 

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: