Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Unangmuchtar

lahir 2 Nov. di Bogor Sejak 1974 bekerja di Lembaga keuangan Bank dan non Bank. Hobby, selengkapnya

Anak Muda Peduli Prita dalam Gambar…

HL | 15 December 2009 | 13:15 Dibaca: 323   Komentar: 8   0

15 Desember saya dan teman-teman datang ke jalan Langsat I No. 3 Kebayoran baru Jakarta Selatan, tempat dimana koordinator pengumpulan koin Peduli Prita dipusatkan.   Kedatangan kami kesana untuk menitipkan koin  Peduli Prita yang dapat kami himpun dari rekan-rekan di kompleks perkantoran kami di daerah Jakarta Utara.

Jujur saya melihat pemandangan yang membanggakan sekaligus juga mengharukan.   Bagaimana tidak, disana kami melihat banyak anak muda sedang bahu membahu menghitung uang koin hasil dari pengumpulan masyarakat peduli Prita.   Belum lagi masih panjang antrian anak muda yang sedang mendaftar menjadi relawan untuk membantu menghitung uang koin yang terkumpul yang dari kuantiti (jumlah koin) memang sangat banyak.

Gambaran bahwa anak-anak muda kota besar lebih suka berhura-hura atau mundar-mandir di mall, tidak seluruhnya benar.   Masih banyak generasi muda kita yang punya hati dan nurani, masih banyak anak muda yang mata dan hatinya tidak buta melihat ketidak adilah di Negeri ini.   Kita tidak tahu, mungkin saja diantara anak-anak muda itu orang tuanya justru Hakim atau Jaksa yang memutus kasus Prita.   Kalau saja ada, sang Hakim atau Jaksa mestinya kalau masih punya hati akan  menangis melihat kegiatan anak-anaknya.

Mestinya mereka yang korup dan penguasa yang memanfaatkan kekuasaannya semata-mata untuk kepentingan atau nafsu pribadinya, tak peduli harus mengorbankan rakyat kecil, sekali lagi mestinya mereka punya rasa malu melihat kegiatan anak-anak muda di Jalan Langsat ini.

Saya berharap, siapapun pemutus perkara Prita atau mereka yang membuat Prita teraniaya, bisa melihat kegiatan yang tulus dari anak-anak muda seperti dalam gambar ini.

Adik-adikku kalian hebat !

UUB

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ajib! Motor Berbahan Bakar Air …

Gapey Sandy | | 22 September 2014 | 09:51

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | | 22 September 2014 | 10:49

Baru Kali Ini, Asia Kembali Percaya …

Solehuddin Dori | | 22 September 2014 | 10:05

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | | 22 September 2014 | 10:49

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 6 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 7 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 9 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Usia 30 Batas Terbaik Untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 7 jam lalu

Sepenggal Cerita dari Takabonerate Islands …

Hakim Makassar | 7 jam lalu

Demokrat Dukung Pilkadasung, PKS Kebakaran …

Revaputra Sugito | 7 jam lalu

4,6 Juta Balita Gizi Buruk-Kurang di …

Didik Budijanto | 7 jam lalu

‘Belgian Waffles’, Menggoyang …

Christie Damayanti | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: