Artikel

Sosbud

Hendriyadi Sang Pelukis Langit

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

�Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh�� Tidak kata indah selain ucapan salam sebagai ungkapan selamat datang di dunia lukisan jemari saya. Tidak kenal maka tak sayang, maka dari itu marilah kita saling berkenalan. Hendriyadi, itulah namaku yang merupakan pemberian orang tua saya tercinta. Namun, di dalam dunia sehari-hari orang-orang lebih banyak memanggilku �Hendri�. Aku adalah anak desa terpencil di belahan pulau Sulawesi yang paling selatan. Lahir dari kehidupan desa lalu nge-bolang di kota metropolitan untuk nyanti dan mencari sejuta pengalaman, dan menyu...

O.. Canada.. Aku Pergi untuk Kembali


OPINI | 30 November 2009 | 13:21 Dibaca: 289   Komentar: 2   Nihil

Halifax, NS. 29 November 2009

The Beautiful Family

The Beautiful Family

Melihat foto di atas air mataku seakan mengalir lagi, hari ini aku bangun pagi-pagi untuk mengambil beberapa gambar terakhir di Hostfam tempat aku memperoleh banyak cinta dan berbagi suka dan duka. Telah banyak ilmu dan pengalaman aku dapatkan bersama pasanganku. Tepat pukul 6 pagi aku sudah membuka mata karena hari ini harus berangkat ke Kota dan memastikan semua barang bawaan (koper dan tas) telah rampung. Kusempatkan mengambil gambar-gambar bagian rumah mulai dari lantai satu sampe lantai dua.

Jeprat..jepret mulai dari lantai satu, kamar, ruang nonton, kamar mandi, dapur dan seluruh bagian rumah untuk kujadikan kenangan nantinya… Tepat pukul sembilan pagi, Papa Ken mamanggil pertanda aku dan Justin harus membawa seluruh barang bawaan ke atas mobil. Aku masih di sepan komputer, lalu kuputar lagu Ini…

Leaving On Jet Plane

Lagu ini menjadi pengiring langkah mobil yang melaju dengan kecepatan berkisar 80-100 km/jam. Di atas mobil aku terus menangis dalam hati seakan aku tidak percaya bahwa hari ini betul-betul hari meninggalkan Hosfam, Mama Maria, Papa Ken dan Anjing lucu, Cody… I miss you all..

Aku, Papa Ken and Justin

Aku, Papa Ken and Justin

Pukul 09.30 semua keluarga peserta Pertukaran Pemuda telah berkumpul di depan East Antigonish Center. banjir air mata pun menjadi saksi bisu hari ini, kami betul-betul harus pergi,, Tapi kami yakin dan percaya, kami akan kembali lagi di suatu hari nanti,,,

Satu persatu pun mulai naik bus dan suara isak tangis beriringan dengan suara mesin bus. Semua menangis, partsipan, keluarga, begitu langit Antigonish di ikuti dengan salju.

Thanks for all… See you next time.

Warmest Regard,

Hendriyadi

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: