Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

DEMID = Demi Duit

REP | 05 November 2009 | 07:50    Dibaca: 159   Komentar: 0   0

Demi Duit, ku ciptakan topeng untuk menutupi wajahku;

Demi Duit, ku dirikan tembok besar di telingaku, agar tak terdengar suara-suara yang berteriak menginginkan keadilan dan kebenaran;

Demi Duit, ku lacurkan kekuasaan yang kumiliki;

Demi Duit, ku gadaikan harga diri;

Dan Demi Duit, ku tukar Tuhan dengan sesuatu yang bernilai rendah.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengapa Seorang Pepih Nugraha Bisa Diundang …

Pepih Nugraha | | 25 May 2015 | 22:39

Mengenal Jajan Pasar Gorontalo …

Sutiono | | 26 May 2015 | 07:52

Wall Garden Kebun Sayur Orang Kota …

Mahaji Noesa | | 25 May 2015 | 22:21

OMG! Mahasiswa Malaysia Ini Batal Lulus …

Arianonaka | | 25 May 2015 | 20:04

Cara Cerdas Mengkritik Tulisan Orang Lain …

Muhammad Armand | | 25 May 2015 | 21:41


TRENDING ARTICLES

Menpora Kalah di PTUN, JK Perintah Cabut SK, …

Hasto Suprayogo | 2 jam lalu

SBY dan Mafia Migas …

M. Jaya Nasti Nasti | 6 jam lalu

Soal Istilah Pribumi oleh KAMMI …

Najib Yusuf | 10 jam lalu

Membaca Konflik Terbuka Antara Jokowi vs JK …

Sang Pujangga | 11 jam lalu

Beras Plastik, Anomali Jokowi, dan Strategi …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: