Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

DEMID = Demi Duit

REP | 05 November 2009 | 07:50 Dibaca: 158   Komentar: 0   0

Demi Duit, ku ciptakan topeng untuk menutupi wajahku;

Demi Duit, ku dirikan tembok besar di telingaku, agar tak terdengar suara-suara yang berteriak menginginkan keadilan dan kebenaran;

Demi Duit, ku lacurkan kekuasaan yang kumiliki;

Demi Duit, ku gadaikan harga diri;

Dan Demi Duit, ku tukar Tuhan dengan sesuatu yang bernilai rendah.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tarian Malinau yang Eksotis Memukau Ribuan …

Tjiptadinata Effend... | | 24 November 2014 | 11:47

Ini Sumber Dana Rp 700 T untuk Membeli Mimpi …

Eddy Mesakh | | 24 November 2014 | 09:46

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Nyicipi Rujak Uleg sampai Coklat Hungary di …

Mas Lahab | | 24 November 2014 | 16:16

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 6 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 10 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: